Sekilas pandang..
Sejak pertengahan tahun 2013, ya kira-kira sehabis
lebaran saya mengikuti beberapa tes masuk di beberapa instansi semacam Bank
Indonesia dan OJK, tapi ya gagal di tengah jalan semua hahaha!! Sampai pada
bulan September pengumuman CPNS mulai menggema dimana-mana, mulailah saya sibuk
untuk mendaftar (daftar doank, tapi nggak ikut tes *parah*). Namanya juga cita-cita
pengen jadi PNS, lagian tahun lalu sudah pernah nyoba tapi gagal *sediiiih*.
Tahun ini sistemnya sedikit berbeda dengan tahun lalu, kalau di tahun 2012
hanya bisa ikut tes di satu instansi saja karena ujiannya serentak, maka tahun
ini ada 2 jenis tes awal yang dinamakan TKD (tes kemampuan dasar), yaitu TKD
dengan sistem CAT (computer assisted test) dan TKD yang masih menggunakan LJK
(lembar jawab komputer), tapi gosipnya semua instansi yang mengadakan
perekrutan CPNS tahun depan sudah harus memakai CAT semua. Apa itu sistem CAT??
Awalnya saya juga nggak tau, tanya teman-teman juga pada nggak mudeng, sampai
akhirnya saya menjalani seperti apa tes dengan CAT, tapi bahasa gampangnya ini
tes dengan komputer, kalau mau menjawab kita tinggal menggunakan mouse
untuk meng-klik jawaban yang kita anggap benar, oiya soal antara peserta satu
dengan yang lain berbeda-beda karena sudah melalui pengacakan soal, katanya
jumlah soalnya ribuan, maka nggak akan dapat soal yang sama kalaupun kita tes
di beberapa instansi sekaligus. Keunggulan CAT adalah nilainya yang langsung
kita ketahui sesudah kita selesai mengerjakan soal *ini keunggulan atau kelemahan, agak
ngeri juga liat nilai yang langsung terpampang, kalau bagus sih no problem,
kalau jelek atau di bawah passing grade (PG) itu bikin sedih hehehe*.
Dibeberapa instansi ada yang langsung memajang nilai-nilai peserta sehabis
ujian lengkap dengan urutan rangking dan nama-namanya, ini kadang suka bikin
perasaan ga enak hahaha, soalnya kan meski nilai kita di atas PG tapi kalau
over kuota ya terpaksa yang nilainya pas-pasan jangan ngarep bisa lolos dari
TKD, tapi kalau nilai kita bagus selain adem ayem bisa ikut tahapan berikutnya,
bangga juga namanya terpampang di bagian atas daftar rangking peserta. Jadi intinya, sebisa
mungkin dapatkanlah nilai setinggi-tingginya!!!
Beberapa hal yang harus dicermati :
Tahun
2013 penerimaan CPNS dengan sistem CAT nilai tertinggi 500 (kalau untuk LJK
saya lupa, mungkin 500 juga), tapi pada kenyataannnya nilai 400 saja susah
didapat, kalaupun ada di beberapa instansi yang saya ikuti tes-nya, mereka yang
dapat 400 hanya segelintir orang, bahkan di beberapa instansi ada yang peserta
ujiannya nilai tertinggi tidak bisa tembus 400.
Passing Grade (PG) atau standar minimal
nilai kita untuk lolos TKD (lolos TKD belum berarti akan dipanggil untuk
mengikuti tahapan tes selanjutnya lho). Tahun 2013 penerimaan CPNS sedikit
nggak jelas, PG ditunda-tunda pengumumannya. Bukan apa-apa, ini terjadi
lantaran Kemenpan menetapkan PG 400, whattttttZZZzz?! 400?! Coba deh yang bikin
kebijakan suruh garap terus mereka bisa nggak dapat nilai 400, agak nyadar
dikit lah, seperti yang sudah diuraikan di atas, 400 itu bukan skor yang mudah,
boro-boro minimal, maksimal aja nggak nyampe segitu hehehe!! Akhirnya setelah
berbelit-belit ditetapkan PG untuk tes TKD (sistem CAT) yang terdiri dari 3
bagian, TWK (tes wawasan kebangsaan), TIU (tes intelegensia umum), TKP (tes
karakteristik pribadi) sebesar 70, 75, 105 (untuk LJK beda lagi, tapi nggak
jauh beda dari angka segitu, googling sendiri ya kalau mau tau).
Biasanya kuota untuk ikut tahapan tes
berikutnya yaitu TKB (tes kemampuan bidang) sekitar 1:3 per formasi, tetapi
untuk di beberapa instansi bisa 1:6 atau 1:5, tergantung kebijakan. Ini terjadi
seperti di Kemenkeu dan BPKP (kebetulan saya ikut TKD kedua instansi ini),
kalau Kemenkeu yang lolos TKD 1:6 dan BPKP kalau tidak salah 1:5, ini mungkin
terjadi karena formasi yang dibutuhkan banyak. Misalnya jurusan saya yang
Akuntansi, Kemenkeu merekrut lebih dari 500 orang dan BPKP lebih dari 200
orang. Cara menghitungnya mudah, misalkan di instansi A akan direkrut 5 orang
untuk jurusan X, maka hanya 15 orang dengan nilai tertinggi dari tes TKD yang
akan dipanggil untuk tahapan tes berikutnya, ini contoh jika kuota mengikuti
TKB hanya 1:3.
Apa itu TKB? TKB adalah tes kemampuan
bidang. Ini adalah tes tahapan selanjutnya jika kita lolos TKD. Seperti apa
tes-nya? Bisa macam-macam bentuk dan jenisnya, ada yang psikotest, ada yang
wawancara, ada yang FGD, ada yang beneran tes bidang sesuai jurusan kuliah
kita, ada yang dicampur-campur, semua itu tergantung kebijakan instansi
masing-masing. Biasanya jenis TKB dari tahun sebelumnya tidak mengalami
perbedaan signifikan untuk tahun selanjutnya. Ini terjadi di beberapa instansi,
seperti Kemenkeu, BPK, BPKP, Kemenakertrans. Triknya adalah paling tidak kita
mengumpulkan info sebanyak mungkin mengenai TKB untuk instansi yang kita daftar
di tahun sebelumnya.
Nah.. sedikit cuplikan mengenai penerimaan CPNS tahun
2013. Jika ada yang saya ingat, saya akan tuliskan lagi beberapa hal yang
mungkin terlupa. Beberapa soal yang pernah saya dapat di tes CPNS juga akan
saya tuliskan nanti.
deeluvu

WAH MKSH BGT YAAAA
BalasHapusnice info gan
BalasHapussemoga bermanfaat dan cepat menyusul yak..
BalasHapuspengalaman yang menarik...
BalasHapus