Jumat, 27 September 2013

Pengalaman



Tes  Tahap 1 Rekrutmen  OJK 2013


Tes tahap 1 OJK 2013 ini berlangsung tanggal 21 September 2013, tepatnya di hari Sabtu, dan karena rumah saya di Solo maka lokasi tes yang saya pilih adalah Yogyakarta (paling mudah dan paling dekat dijangkau). Pagi itu seperti biasa saya dan beberapa teman yang ikut tes menaiki angkutan transportasi paling efisien dan murmer (murah meriah), yaitu jreng.. jreng.. kereta api Prameks keberangkatan pukul 05.30, 10 ribu pun bisa sampai Jogja lho!! Kira-kira satu jam kemudian sampailah kami di Stasiun Lempuyangan, kata teman saya stasiun ini paling dekat kalau mau ke lokasi tes di STIM YKPN yang ada di utara Monjali (Monumen Jogja Kembali), kemudian kami melanjutkan perjalanan menggunakan taksi, yang kira-kira berbiaya 40 ribu (tapi karena dibagi 4 orang, maka 1 orang kena 10 ribu saja). Saat di dalam taksi ternyata pak supirnya bilang kalau mau ke daerah Monjali lebih dekat turun dari Stasiun Tugu (itu lho yang dekat Malioboro) daripada turun di Stasiun Lempuyangan (astagaaaa.. salah duech hahaha).

Pada akhirnya kami sampai di STIM YKPN, segera kami cek ruang tes masing-masing, dan akhirnya saya dapat ruang di lantai 3 (olahraga naik tangga). Dan tes ini pun dimulai (hufft!!), berikut kurang lebih materi tesnya :

Tes Kraeplin, omo.. baru mulai sudah disuruh tes macam begini hikzz.. menghabiskan tenaga dan konsentrasi mulai melemah setelah tes ini, hahaha begitulah kata kebanyakan orang.

Tes Potensi, selain berisikan tes Kraeplin, tes ini juga berisikan beberapa tes umum lainnya seperti tes hitung-hitungan (tambah, kurang, kali, bagi), tes menyusun bentuk dari jaring-jaring kerucut, prisma, limas, tabung, dsb. Dan macam-macam tes potensi lainnya (saya sudah nggak ingat lagi hehehe) (maaf kurang lengkap).

Tes Kemampuan Umum, begitulah mereka para tim rekrutmen menyebut, tapi saya lebih suka menyebutnya sebagai tes OJK!!! Semuaaaaaaaaanya tentang OJK, dan saya sama sekali tidak mencari tahu atau belajar tentang OJK sebelumnya (karena dari pengalaman tes saya, di sebuah lembaga pemerintah sebelumnya, disitu juga ada tes semacam ini tapi tenyata tes yang saya jalani tidak terlalu berkaitan dengan lembaga tersebut, alhasil karena menyamaratakan satu dengan yang lain, saya malah kena zonk!! salah sendiri sih kenapa nggak belajar hahaha).

Tes Kemampuan Khusus, kalau tes yang satu ini sesuai bidang jurusan kuliah yang anda ambil masing-masing. Karena saya anak Akuntansi (ngakunya) maka tesnya seputar Akuntansi, ada pertanyaan seputar kerangka konseptual, semisal relevan, going concern, reliable, dst. Kemudian ada mengenai depresiasi, semisal depresiasi apa yang digunakan dalam pajak, kemudian soal menghitung depresiasi. Ada pula mengenai piutang tak tertagih, jurnal pembalik, jurnal penyesuaian, kemudian seputar laporan keuangan (arus kas dibahas agak mendalam daripada yang lainnya). Beberapa soal hitungan malah saya nggak bisa, udah lupa (paraaah!!).

Tes Bahasa Inggris, tes ini akan anda lewati jika mempunyai Toefl dengan skor lebih dari 500, dari lembaga yang sesuai dengan keinginan OJK. Tapi di ruangan saya hanya satu orang yang tidak mengikuti tes ini. Waktu untuk tes ini lebih cepat daripada tes yang sebelumnya, hanya 45 menit untuk soal yang banyaknya segambreng hufft. Kalau menurut saya, ini sebenarnya sedikit lebih mudah dari Toefl, karena tidak ada listening ataupun reading. Soal hanya sekitar vocab, tenses, kata ganti, dst.

Demikianlah akhirnya tes yang berlangsung sekitar pukul 08.30 (dari jadwal jam 8), sampai dengan jam 12’an. Setelah selesai tes akhirnya saya dan teman-teman pulang dengan menunggu angkutan umum dan bus di depan STIM YKPN tapi ternyata tak kunjung tiba. Lalu jalan kakilah kami sampai shelter trans Jogja yang ada disebelah Taman Pelangi Monjali, astaga ternyata jalan kakinya jauh sekali (bagi yang rumahnya Jogja pasti tahu seberapa jauhnya). Masih belum berhenti kesialan itu rupanya, menunggu bus trans arah Stasiun Tugu tak kunjung tiba, setelah dapat bus yang kami tunggu lama, ternyata sepanjang jalan dari Monjali sampai Tugu kami harus berdiri. Daaan.. yang paling menyedihkan, sampai Tugu ternyata si Prameks baru saja berangkat. Alhasil ketinggalan kereta membuat kami harus naik kereta berikutnya di jam 17.45, mau ngapain coba berjam-jam di stasiun hwaa..!! Maka diputuskan kami jalan-jalan ke sekitaran Malioboro, menikmati Jogja di sore hari, tanpa beli apa-apa, kecuali jajanan hahaha!! Waktu pun beranjak, sekitar jam 5 sore lebih sedikit kami menuju kereta Prameks yang telah tiba, jreng.. jreng.. ternyata telah penuh sesak di dalamnya, dan berdiri sepanjang perjalanan ke Solo tak terelakkan, rasanya campur-campur, sudah sangat pegal ini kaki, masih harus menderita 1 jam perjalanan. Akhirnya tak terasa sampai jugalah saya di Stasiun Purwosari Solo, meninggalkan teman-teman yang turun di Stasiun Balapan. Berakhir pula kegiatan luar biasa seharian ini (hiperbol banget hahaha!!).



:deeluvu:



Kenang-kenangan :






Edisi : Foto


Suatu  Sore  di  Suatu  Kota






(foto pribadi) 














                                        
                                    
(by : hermin)




                
(foto pribadi)



 




21 September 2013
deeluvu ^^