Rabu, 19 Maret 2014

Pengalaman (Edisi Tes CPNS)








Menjadi CPNS Tanpa Mengeluarkan Biaya?!  Impossible..





Part 3



Jangan salah sangka dulu dengan judulnya, baca dulu deh..
‘Biaya’, biaya disini bukan berapa uang yang kita keluarkan untuk menyuap (jangan menyuap nanti ditangkap KPK!! Ingat anda akan sukses CPNS karena anda berdoa dan berusaha maksimal dalam tes), tapi biaya dalam arti yang luas lho.
Biaya yang bagaimana itu?!
Setiap pencari kerja pasti mengeluarkan biaya untuk mendapatkan pekerjaan, misalnya untuk mengikuti tes atau untuk sekedar mencari syarat-syarat yang diperlukan dalam mendaftar di suatu pekerjaan.
Nah.. kali ini saya akan bahas kira-kira biaya apa saja yang harus disiapkan oleh para pencari kerja, dalam hal ini untuk menjadi CPNS, simak ya..



** Tahap Pemberkasan



Tahap terakhir, eitss.. anda masih harus mengeluarkan uang dari kantong. Apa saja biaya yang dibutuhkan dalam tahap pemberkasan? Seingat saya harus membuat surat-surat yang ditempeli dengan materai, kemudian mencari surat sehat jasmani dan rohani dari rumah sakit pemerintah. Jangan salah persepsi, ini beda dengan surat keterangan sehat yang saya tuliskan di tahapan pendaftaran. Surat sehat jasmani dan rohani ini lebih mendetil. Biayanya kalau di RS Moewardi Solo sekitar 250 ribu kalau tidak salah ingat, tapi kata teman saya, kalau di Tangerang bisa 500 ribu lebih. Di dalam surat ini akan dituliskan bahwa kondisi kita memang benar-benar sehat jasmani dan rohani, serta bebas narkoba. Tes’nya lumayan lama. Kalau yang sehat jasmani paling hanya pemeriksaan dokter, tes narkoba hanya tes urin, nah yang sehat rohani nih yang nyiksa, banyak banget kita jawab pertanyaan tertulis, sampai lelah, pokoknya jangan lupa sarapan dulu kalau akan mengikuti tes ini. Dulu saya nggak sarapan dan hasilnya pusing mendera hahaha!! Syarat-syarat lain yang dibutuhkan seperti foto, fotokopi ijasah dan transkrip yang sudah di legalisir cap basah, SKCK, dan semacam itulah.


Jangan lupa perhitungkan juga biaya transportasinya, biasanya pemberkasan di lakukan di Ibukota, jadi yang rumahnya jauh perkirakan berapa biaya yang harus dikeluarkan. Seperti yang saya tulis di tahap sebelumnya, kalau kemarin saya PP naik pesawat sekitar 900 ribu belum termasuk airport tax dari Solo ke Jakarta dan sebaliknya. Waktu itu naik Damri sekitar 30 ribu. Biaya jajan di bandara di bawah 100 ribu. Kemudian waktu menuju lokasi pemberkasan di Medan Merdeka Barat saya naik ojek dari Radio Dalam 50 ribu, pulangnya naik APTB sampai dekat UIN 9 ribu, kemudian naik ojek sampai rumah om 12 ribu. Kira-kira itu biaya yang saya keluarkan untuk tahap pemberkasan. Silakan dikira-kira sendiri kira-kira berapa biaya yang dikeluarkan kalau anda mau mengikuti tahapan ini.


Akhirnya Part 1, 2, dan 3 selesai dituliskan. Ini hanya pengalaman saya saja ketika pernah mengikuti tahapan-tahapan tersebut, kurang lebihnya ya seperti ini. Kalau saya sendiri selama ini masih dibantu orang tua kalau mengenai seluruh biaya yang dikeluarkan, jadi saya juga nggak ingat berapa total untuk mengikuti tes CPNS tahun 2013 kemarin. Bagi yang ingin membiayai sendiri keikutsertaannya mengikuti tes CPNS, semoga tulisan ini bermanfaat, sehingga bisa membantu menyiapkan kira-kira biaya apa saja yang dibutuhkan.





^deeluvu^


Pengalaman (Edisi Tes CPNS)







Menjadi CPNS Tanpa Mengeluarkan Biaya?!  Impossible..

 

Part 2



Jangan salah sangka dulu dengan judulnya, baca dulu deh..
‘Biaya’, biaya disini bukan berapa uang yang kita keluarkan untuk menyuap (jangan menyuap nanti ditangkap KPK!! Ingat anda akan sukses CPNS karena anda berdoa dan berusaha maksimal dalam tes), tapi biaya dalam arti yang luas lho.
Biaya yang bagaimana itu?!
Setiap pencari kerja pasti mengeluarkan biaya untuk mendapatkan pekerjaan, misalnya untuk mengikuti tes atau untuk sekedar mencari syarat-syarat yang diperlukan dalam mendaftar di suatu pekerjaan.
Nah.. kali ini saya akan bahas kira-kira biaya apa saja yang harus disiapkan oleh para pencari kerja, dalam hal ini untuk menjadi CPNS, simak ya..



** Tahap Mengikuti Tes



Tahap mengikuti tes ini di beberapa instansi didahului dengan verifikasi berkas. Berkas yang dibutuhkan semacam ijasah dan transkrip nilai, KTP, sertifikat tertentu semisal TOEFL, tanda bukti pendaftaran online, macam-macam lah jenisnya, tergantung dari instansi yang bersangkutan. Tapi ada juga yang tidak memakai tahap verifikasi ini, misalkan saja kartu tes akan dikirimkan ke alamat yang kita inginkan, jadi besok begitu hari-H tes CPNS langsung bisa mengikuti tes. Tahap verifikasi berkas dan pengesahan kartu ujian ini dapat dilakukan pada hari yang sama dengan tes berlangsung atau biasanya beberapa hari menjelang hari tes CPNS. Jadi tentunya kita mengeluarkan biaya untuk perjalanan pulang pergi ke tempat verifikasi serta lokasi tes. Kalau semisal cuma di kota sendiri atau di kota sebelah, saya rasa biaya yang dikeluarkan tidak terlalu banyak, tetapi jika tempat tes dan verifikasi berkas lokasinya bermil-mil jauhnya dari rumah, itu bisa menguras kantong juga. Dari pengalaman, ketika rumah saya di Solo dan harus mengikuti tes CPNS di Jogja, paling saya hanya naik kereta yang berbiaya 10 ribu-20 ribu untuk sekali jalan. Sampai di Jogja nanti naik ojek, becak, atau taksi. Kalau bersama teman, lebih baik patungan naik becak (kalau jaraknya dekat), atau taksi (kalau jaraknya jauh), saya rasa itu lebih hemat. Tapi kalau buru-buru lebih baik naik ojek, biar cepat sampai, soalnya jalanan Jogja bisa dibilang padat ke arah macet hehehe. Kalau lagi santai dan lokasi tes atau verifikasi berkas dilewati Trans Jogja, moda transportasi ini bisa juga dipilih, karena hemat biaya. Untuk pengalaman ketika harus pergi ke Jakarta, lumayan juga ongkosnya, pernah naik bus, sekitar 200’an ribu, lumayan sih Raya, kursinya lumayan lega buat selonjoran. Kalau mau lebih enak, naik pesawat donk, Solo-Jakarta atau Jakarta-Solo harganya kalau Lion pernah dapat yang termurah di bawah 450 ribu, tapi biasanya sekitar 500-600 ribu. Kenapa pilih Lion? Jadwal penerbangan paling banyak untuk dari dan ke Solo, harganya juga paling murah hehehe, tapi suka delay, delay’nya nyiksa =(
Kalau setelah sampai di Jakarta saya kurang tau naik moda transportasi apa saja, soalnya waktu verifikasi dan tes dianter om. Untuk penginapan saya juga kurang tau kira-kira berapa biayanya, karena saya menginap di rumah om juga. Tapi bisa di hitung-hitung sendirilah kalau mau menginap di hotel berapa biayanya. Kalau bisa saya sarankan menginap di rumah saudara atau teman saja, selain lebih hemat, mereka juga bisa menjadi sumber referensi yang valid ketika kita bertanya arah dan lokasi yang akan kita datangi.


Jangan lupa siapin juga uang buat jajan, entah jajan makan siang atau sekedar camilan aja. Kalau mau hemat biaya dan nggak mau repot harus nyari-nyari penjual, biasanya saya menyiapkan bekal makan siang, roti basah, dan air mineral. Demikianlah kira-kira sejumlah biaya yang dikeluarkan untuk mengikuti tes CPNS. Bisa anda hitung sendiri kira-kira kalau mau mengikuti tes berapa biayanya.



Untuk tahapan pemberkasan akan dibahas di Part 3..






*deeluvu*