Menjadi CPNS Tanpa
Mengeluarkan Biaya?! Impossible..
Part 1
Jangan salah sangka dulu dengan judulnya, baca dulu deh..
‘Biaya’, biaya disini bukan berapa uang yang kita
keluarkan untuk menyuap (jangan menyuap nanti
ditangkap KPK!! Ingat anda akan sukses CPNS karena anda berdoa dan berusaha
maksimal dalam tes), tapi biaya dalam arti yang luas lho.
Biaya yang bagaimana itu?!
Setiap pencari kerja pasti mengeluarkan biaya untuk mendapatkan
pekerjaan, misalnya untuk mengikuti tes atau untuk sekedar mencari
syarat-syarat yang diperlukan dalam mendaftar di suatu pekerjaan.
Nah.. kali ini saya akan bahas kira-kira biaya apa saja
yang harus disiapkan oleh para pencari kerja, dalam hal ini untuk menjadi CPNS,
simak ya..
** Tahap Mendaftar
Apa biaya yang diperlukan dalam tahap pendaftaran? Syarat-syarat
untuk mendaftar menjadi CPNS sebenarnya lumayan ribet kalau harus disiapkan
dalam waktu yang mendesak, misalkan kita membuat surat ini, surat itu, belum
lagi ketika harus antri disana-sini demi surat-surat tersebut. Jadi alangkah
lebih bijaknya jika kita tidak membuat surat-surat yang dibutuhkan untuk
mendaftar dalam waktu yang mendesak. SKCK dan Surat Keterangan Sehat dari
Puskesmas atau Rumah Sakit, biasanya menjadi syarat wajib. Kalau ditempat saya
perpanjangan SKCK tidak lebih dari 50 ribu, tapi kalau membuat baru saya tidak
ingat nominalnya berapa. Surat ini berlaku sekitar 6 bulan, biasanya yang
digunakan sebagai syarat pendaftaran adalah SKCK minimal dari Polres, bukan
yang Polsek ya. Surat Keterangan Sehat saya bikin di Puskesmas biayanya 7,5
ribu, tapi saya juga pernah bikin di RS Kepolisian biayanya 20 ribu. Saya
sarankan di Puskesmas saja kalau memang yang dipersyaratkan menerima dari
Puskesmas karena lebih murah.
Kemudian surat yang sering diminta adalah surat
keterangan dari kelurahan dan Kartu Pencari Kerja atau lebih biasa disebut
kartu kuning yang dikeluarkan oleh Dinas Tenaga Kerja & Transmigrasi. Jika
di tempat domisili saya kedua surat tersebut berbiaya 0 alias gratis. Tapi pada
kenyataannya tidak bisa gratis juga, karena kita harus bayar parkir dan
mengeluarkan bensin untuk pergi ke instansi tersebut, kebetulan rumah saya jauh
dari instansi yang bersangkutan hehehe.
Selanjutnya ada yang mencantumkan harus memiliki
sertifikat tertentu, semisal sertifikat TOEFL atau sertifikat ketrampilan
tertentu. Untuk tes TOEFL, lebih amannya kita memilih TOEFL ITP dari ETS karena
kebanyakan instansi mengakui TOEFL tersebut. Jika dilihat dari jenis soal yang
kita dapatkan saat tes TOEFL, TOEFL dari ETS memang lebih sulit dari TOEFL di
lembaga lain atau yang lebih sering disebut like TOEFL (alias sejenis
TOEFL). Selain itu biaya tes ini cukup menguras kantong, 30 dollar AS. Dulu
saya membayar 300 ribu belum termasuk uang pendaftaran, tapi kata teman saya,
dia dulu membayar 330 ribu untuk tes ini, karena harga 30 dollar AS akan disamakan
dengan kurs rupiah saat kita menjalani tes. Eitss.. tes ini hanya boleh
dilakukan 1 bulan 1 kali untuk tiap peserta, tempat dan kuota peserta untuk
menjalani tes juga terbatas lho. Kalau di Solo pemegang hak tes TOEFL ITP dari
ETS cuma di UPT2B’nya UNS dan ELTI. Selanjutnya untuk sertifikat ketrampilan
tertentu misalnya sertifikat komputer, ya berarti kita harus mengeluarkan biaya
untuk mengikuti kursus tersebut.
Hal wajib lainnya adalah menyiapkan foto, biasanya di
beberapa instansi ada yang harus memakai background tertentu.
Selanjutnya, yang paling penting siapkan legalisir ijasah dan transkrip, sangat
tidak disarankan untuk mengajukan legalisir ke kampus secara mendadak, karena
biasanya ketika pendaftaran CPNS, para alumni akan berbondong-bondong untuk
melakukan hal ini, yang pada akhirnya akan memperlama ijasah dan transkrip kita
dilegalisir pihak kampus. Untuk yang satu ini, jangankan untuk tiap
universitas, kebijakan tiap fakultas saja berbeda, dulu di fakultas saya memang
berbiaya, tapi sekarang sudah gratis, namun sayangnya ada pembatasan jumlah,
yaitu 5 pasang saja untuk ijasah dan transkrip. Kalau di fakultas sebelah
memang memasang tarif tertentu untuk melegalisir, mau banyak mau dikit asal ada
uangnya hehehe.
Kira-kira kurang lebih seperti itu biaya yang harus
dikeluarkan untuk para peserta tes CPNS. Biaya-biaya lain macam materai, map,
kertas, ongkos pos, tidak saya tulis, tapi jumlahnya nggak kalah banyak
dibanding bikin surat-surat sebenarnya. Kalau yang sistemnya sudah memakai pendaftaran
online ini akan lebih murah, karena paling kita hanya harus online mendaftar
dan melampirkan syarat-syarat dalam bentuk scan saja.
Untuk tahapan mengikuti tes dan pemberkasan
akan dibahas di Part 2 dan 3..
-deeluvu-

Bet365 Casino Review ᐈ Get Up to €100 Bonus for 2021
BalasHapusThe Bet365 Casino Review was launched in 2021 by the company's 승인 전화 없는 꽁 머니 사이트 sports betting and 식보 poker development team. With our detailed 카 심바 슬롯 review we can 실시간배팅 tell you everything you need to know.